Anak saya, A, baru duduk di kelas 1. Untungnya saya bisa
memasukkannya ke sekolah dengan kelas kecil. Saat ini dia sedang sering
ulangan, terkadang hingga 2 ulangan dalam satu hari. Jika saya menyanyakan apa
yang baru kami baca bersama atau apa yang baru saja ia baca dengan keras, A
bingung mencari jawabannya.
Tahukah Anda saudara2, bagi anak seusianya, membaca suatu
kalimat, paragraph, atau satu bahasan adalah pencapaian yang sangat hebat. Namun,
pemahamannya belum secepat kemampuan membacanya. Gini ajalah, pernah lihat anak
kelas 1 terbahak-bahak melihat satu komik strip yang minim kata-kata? Tidak
bukan? Karena mereka perlu waktu memahami gambar, apalagi satu halaman penuh
kata2!
Anak saya senang membeli buku komik bergambar seperti “Smurf”,
“Tin-tin”, dan kawan-kawannya. Dia menghabiskan waktu yang lama untuk pindah ke
halaman selanjutnya, walau saya tahu kecepatan membacanya. Prosesnya, dia membaca, dia melihat gambar,
menemukan korelasi gambar dan katanya, membaca lagi, menebak-nebak maksudnya,
membaca lagi, melihat gambarnya lagi, dan baru dia tertawa.
Bagaimana membuat anak mengerti apa yang dia baca? Bisa
dengan :
1.
Menimbulkan keingintahuannya dulu sebelum
memintanya membaca. Seperti sebelum membahas sains tentang anggota tubuh, guru
membuat peran bagaimana rasanya bila mereka tidak memiliki satu anggota tubuh,
seperti menutup mata murid, menyumbat mulutnya, dan sebagainya.
2.
Membaca secara bergantian dan menjelaskan setiap
akan berganti ke murid lain. Bisa juga ketika akan berganti, meminta teman yang
lain untuk menceritakan apa maksud bacaan yang baru didengarnya.
3.
Memintanya menceritakan kembali apa maksud
bacaan tadi. Guru atau pendamping bisa membantunya menyusun kata-kata, seperti “Jadi,
maksudnya tadi kalau kamu ingin mata kamu tetap sehat, kamu harus apa ya?”
4.
Membuat peta pikiran (mind map) tentang bacaan.
Ini hal yang sangat berguna sebagai ringkasan. Karena lebih gamblang dan tidak
banyak cing-cong.
5.
Membuat bersama daftar kata-kata penting yang
mewakili bacaan tadi dan bersama-sama menceritakan kembali.
6.
Memberi contoh yang jelas, seperti sebelum murid
mengerjakan tes, berilah contoh bagaimana menjawab soal-soalnya. Untuk pilihan
ganda bisa diberi contoh seperti : Kalau akan sekolah, aku memakai …. a.
piyama b. seragam c. baju renang. Tanyakan mana yang benar,
dan tunjukkan bagaimana menyilang hurufnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar