What We Do

What We Do

Minggu, 30 September 2012

Kalau Masalahnya Membaca dan Menulis


Dari sisi permasalahan teman saya ini, saya jadi berpikir apa kesulitan murid-murid yang harus dibimbing ini karena kesulitan mereka membaca dan menulis atau karena memang sulit mengerti materinya?
Jika masalahnya ada pada kemampuan membaca dan menulisnya, maka, temanku, yang harus dilakukan adalah mengejar level kefasihan membaca dan menulisnya. Ada beberapa hal yang mungkin dilakukan :
1.       Memberi tambahan dalam waktu sekolah. Karena tidak memungkinkan memberi program penyelarasan (‘bridging’) diluar waktu sekolah,  lakukan saja ketika waktu sekolah. Bisa dengan memberi tambahan di jam-jam pelajaran muatan lokal sekolah dengan meminta ijin pada gurunya. Murid-murid ini kemudian di-drill kemampuan membaca dan menulisnya. Atau meminta 5 menit dari waktu istirahat atau waktu bebasnya untuk pergi ke ruang guru, menemui wali kelas dan membaca keras beberapa halaman buku cerita.
Guru harus mencari metode yang terbaik dalam membangkitkan semangat membaca dan menulis anak.
Cara-caranya bisa dengan :
·         Coba metode seperti iqra’ dimana anak tidak diajarkan mengeja tetapi langsung menyebutkan per suku kata. Tulis dengan spidol berwarna beda setiap suku kata. Contoh :
sandal
·         Dengan flash card bergambar. Jadi anak cepat mengerti bentuk tulisan dan bunyinya. Memiliki flash card bisa digunakan dalam berbagai permainan. Seperti mencocokkan gambar dan tulisan atau meminta anak menulis benda apa yang terdapat di kartu.
·         Untuk menulis, bisa dengan meminta anak menulis di kartu pos bergambar, katakan itu untuk dikirimkan ke neneknya. Atau mengisi kartu anggota untuk jadi Fans Club Cherrybelle.
·         Memberikannya cerita pendek untuk dibacakan dengan keras dan mintalah untuk dibawa pulang. Minta murid untuk membaca dengan orang tuanya. Keesokan harinya, ajukan pertanyaan tertulis tentang buku tersebut. Anak bisa menjawab secara oral atau tulisan.
·         Mintalah anak membawa foto liburannya. Buatlah album kenangan dengan menempelkan foto dan ia menuliskan apa yang ia alami disana.
2.       Memberi anak tambahan tugas membaca dan menulis yang tidak begitu memberatkan. Bisa dengan :
·         Meminta anak menulis kartu ulang tahun untuk temannya
·         Memberi anak kartu-kartu yang berisi suku kata, bisa sekitar 5-6 kartu. Suku katanya yang mudah digabung untuk jadi kata-kata. Seperti san, ka, dal, pe, dan nya. Minta ia bermain menggabungkan suku kata itu dan menuliskan atau menunjukkan keesokan harinya pada gurunya berapa kata yang sudah berhasil ia dapat.
·         Memintanya menuliskan 5 benda yang ia sukai di rumah/ 5 benda yang bisa ia lihat di kulkas rumahnya/ 5 binatang yang bisa ia lihat di taman / dll.
3.       Menuliskan kata-kata kunci di awal pembelajaran, sehingga murid bisa lebih lancar mengikuti dan memahami apa yang guru berikan.
4.       Bekerja sama dengan orang tua. Dalam hal ini, guru harus bisa mengkomunikasikan secara gambling bagaimana kemampuan anaknya, serta program yang ingin dilakukan guru untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulisnya. Setelah itu, mintalah mereka untuk meluangkan sedikit waktu untuk membantu program ini, bisa dengan :
·         Meminta mereka menempelkan kartu-kartu kata di benda-benda sekitar rumah. 10 benda saja. Lalu setiap mereka melewati benda tersebut dengan anaknya, bersama-sama menyebutkan nama benda sambil menunjuk.
pintu
Ketika anak sudah lancar, kartu itu diganti dengan kartu-kartu yang lain untuk benda-benda yang lain pula.
·         Meluangkan waktu atau meminta pendamping anak membacakan cerita sambil menunjuk kata-katanya. Setiap hari dalam waktu yang singkat. Jadi ceritanya, cerita pendek saja.
·         Meminta anak menulis sebagian pesanan makanan ketika makan di luar. Misal minumannya saja.
·         Ayah mengajak anak membuat kartu untuk Bunda, bekerja sama dengan si anak.
·         Menunjuk kata-kata ketika berjalan-jalan diluar dan meminta anak membacanya, tetapi dengan sikap membimbing dan jangan memarahi.
Dengan meningkatkan kemampuan membaca dan menulisnya, ia bisa lebih mengerti pelajarannya dan meningkatkan kemampuannya di kelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar